KemenPUPR Rampungkan Penataan Kawasan Pantai Malalayang dan Bunaken

Pancar.id, 02 January 2023 15:11:50
Penulis : Indriyani
KemenPUPR Rampungkan Penataan Kawasan Pantai Malalayang dan Bunaken
Sumber Foto: pu.go.id


Pancar.id, Sulawesi Utara - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akhirnya selesai melakukan Penataan Kawasan Pantai Malalayang dan Ecotourism Village Bunaken sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan Destinasi Super Prioritas (DPSP) Manado-Bitung-Likupang, di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa penataan dua kawasan wisata tersebut bertujuan untuk mendukung pengembangan destinasi pariwisata yang berstandar internasional dan berwawasan lingkungan di Kota Manado. 

"Penataan dua kawasan ini juga bertujuan untuk memberikan pelayanan yang baik bagi para pengunjung yang datang. Untuk Penataan Kawasan Pantai Malalayang dengan pembangunannya yang dilaksanakan di atas lahan seluas 18.500 m2 yakni dengan dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2020-2022 sebesar Rp65,48 miliar," kata Basuki sebagaimana dilansir dari laman pu.go.id, Senin 2 Januari 2023.

Basuki menambahkan, adapun ruang lingkup pembangunannya meliputi Pedestrian atau Public Beach Promenade sepanjang 1,2 kilometer yang dibangun untuk mempercantik wajah Kota Manado yang menghadap ke pantai. Selain itu, terdapat juga Menara Pandang, Bangunan Warung Apung, Panggung Budaya, Warung Minum, Pier Salib, Dermaga Jetski serta Jalan Penghubung. 

"Pengembangan desain landmark eksisting pada Tugu Bobocha dan Pier Salib, dilakukan sebagai upaya dalam mendukung keindahan promenade dengan mengadaptasi kearifan lokal dari bentuk ikan raja laut. Sementara untuk area pedestrian yang sebelumya minim pencahayaan, kini tampak cantik dengan penataan cahaya yang apik," tambahnya.

Untuk penataan Bunaken, lanjut Basuki, telah dilaksanakan sejak 2020 s.d 2022 dengan nilai kontrak Rp28,78 miliar yang pembangunannya dilaksanakan di atas lahan seluas 19.000 m2. Selain itu, kedua penataan kawasan tersebut juga dilaksanakan dalam satu paket oleh kontraktor PT Nindya Karya. 

Baca: Tumbuhkan Sektor Wisata, Pemkab Bogor Gelar Festival Ekraf

"Pulau Bunaken tentunya memiliki peran yang strategis dalam aktivitas wisata, yakni sebagai entrance bagi para wisatawan yang akan menuju kawasan perairan atau pulau-pulau. Oleh karena itulah, penataan di Pulau Bunaken dinilai penting untuk menciptakan kawasan yang representatif serta memiliki kualitas lingkungan dan pelayanan yang baik bagi para wisatawan," ujarnya. 

Dalam kesempatan itu, Basuki juga menjelaskan, penataan Kawasan Bunaken meliputi pembangunan Dermaga baru, Jalan Lingkungan, Gerbang Penanda, Street Furniture, serta Panggung Budaya yang dapat digunakan masyarakat setempat untuk melakukan berbagai kegiatan. 

"Pembangunannya yang mengusung konsep Ecotourism Village, dilakukan agar nuansa pedesaan tetap terjaga. Salah satunya dengan memberdayakan rumah warga setempat menjadi homestay dengan tetap mempertahankan arsitektur khas Minahasa," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulawesi Utara Kementerian PUPR, Komang Raka Maharthana menuturkan bahwa pembangunan di kawasan pantai Bunaken ini dilaksanakan dengan penuh kehati-hatian, dan semuanya juga dilakukan dengan mempertimbangkan petunjuk lapangan dari Badan Perlindungan Taman Nasional Bunaken.

"Hal tersebut tentunya dilakukan demi meminimalkan kerusakan terumbu karang dan biota yang ada di kawasan konservasi. Akhirnya, membenahi Pantai Malalayang dan Bunaken ini juga artinya membenahi bentang alam dan perdesaan yang masih alami, namun tetap menjaga adat budaya warisan leluhur," tutur Komang. 

Dengan tetap terjaganya adat dan budaya warisan leluhur, kata Komang, wisatawan yang datang pun nantinya akan memperoleh kesan dan pengalaman lengkap yang tidak hanya sebatas keindahan alam saja, melainkan juga seni dan budaya yang khas Minahasa. 

Silakan tonton berbagai video menarik di sini:


Berita Terkait

Pupuk Indonesia Masuk Daftar 500 Perusahaan Terbaik ASEAN

2024-06-22 18:17:55

HUT ke-497, Jakarta Siap Jadi Kota Global!

2024-06-22 18:14:41

Bupati Bandung Ajak Ulama Bangun Ekonomi Bersama

2024-06-22 18:12:24

10 Kata-Kata Bijak Tentang Berkebun yang Menginspirasi

2024-06-21 16:12:20

Jadwal Waktu Sholat Priangan Timur, Sabtu 22 Juni 2024

2024-06-21 13:21:04

Strategi Pengembangan SDM Menghadapi Revolusi AI di Pasar Tenaga Kerja

2024-06-21 11:29:44

Menaker Resmikan P4MI untuk Tingkatkan Pelatihan Pekerja Migran

2024-06-21 11:26:25

Apresiasi Khofifah untuk Petani di Hari Krida Pertanian 2024

2024-06-21 11:24:23

Tasikmalaya Dorong Percepatan ODF Melalui BBGRM 2024

2024-06-21 11:21:31

10 Kata-kata Bijak tentang Persahabatan yang Menyentuh Hati

2024-06-21 09:55:02

Jadwal Waktu Sholat Priangan Timur, Jumat 21 Juni 2024

2024-06-20 15:35:20

Jokowi Meluncurkan Program Distribusi Pompa Air untuk Atasi Kekeringan

2024-06-20 11:33:41

KPU Kota Tasikmalaya Gelar Rapat Kerja Persiapan Pilkada 2024

2024-06-20 11:25:50