Paranoid, Menghadapi Ketakutan yang Menghantui

Pancar.id, 04 September 2022 07:44:51
Penulis : Rizal Ilham
Paranoid, Menghadapi Ketakutan yang Menghantui
Sumber Foto: Milshake Production Image


Judul: Paranoid

Penulis: Vasca Vannisa

Penerbit: Fatamorgana Publisher

Terbit: 2011 

Halaman: 183

Pancar.id, Jakarta - Kalau saya tidak salah mengingat, buku ini saya baca ketika akhir SD atau awal SMP dan hilang karena dipinjam teman. Namun pada tahun 2019, buku ini diterbitkan ulang oleh Shira Media dengan cover dan jumlah halaman yang berbeda. Kendati tak pernah membaca bukunya yang versi baru, saya masih bisa mengingat detail alur dalam buku ini, terutama ketika melewati pom bensin. 

Barangkali hal itu disebabkan karena saya membacanya ketika masih belia atau sebab plotnya dibuka dengan latar tempat tersebut. Adalah Gebi, tokoh sentral dalam buku ini, yang melakukan perjalanan darat lintas utama Sumatra bersama Aldi, tunangannya. Sewaktu berhenti di pom bensin, Aldi pamit ke toilet.

Anehnya, Aldi tak kunjung kembali. Kepanikan seketika menyergap Gebi. Dia lantas melapor ke pos polisi yang kebetulan tak berjarak jauh dari sana. Namun keanehan pertama muncul saat menelusuri rangkaian kejadian. Petugas pom bensin mengaku tak pernah menemukan sosok Aldi dan dia menyaksikan sendiri jika Gebi hanya mengemudi seorang diri.

Alur berlanjut dengan Gebi melakukan perjalanan yang mencekam untuk menemukan kembali sosok Aldi. Gebi menyusuri jalanan berkabut, tempat-tempat misterius, kota penyesalan, pasar mimpi buruk, termasuk di dalamnya terdapat orang-orang yang amat mencurigakan.

Namun, di tengah rasa paranoid yang mendera Gebi, ada satu hal menarik, yakni lagu Firman yang berjudul “Kehilangan” beberapa kali terdengar mengalun. Hal tersebut jelas mengundang banyak pertanyaan, baik dalam benak Gebi maupun para pembaca.

Baca: Pancar Cinta di Tanah Sukapura; Cerita yang Belum Usai

Sebenarnya, alur dalam buku ini tak dapat dipetakan secara rinci lantaran menyerupai kepingan-kepingan puzzle yang hanya bisa ditelusuri, ditemukan, dan dicocokkan. Kepingan puzzle itu secara perlahan membawa Gebi dan pembaca pada jawaban final yang mengejutkan; di mana sebenarnya Gebi tidak sedang berkelana ke mana-mana dan lagu Firman-Kehilangan itu mengalun lantaran seseorang selalu menyetelnya di ruang kamar Gebi.

Gebi adalah perempuan pengidap skizofrenia katatonik. Penyakit itu membuat penderitanya tidak bisa membedakan mana ilusi dan mana kenyataan. Dalam kenyataan, Gebi memiliki kekasih bernama Jodi. Namun Jodi berkhianat setelah menghamili Gebi.

Perempuan itu telah mengorbankan semuanya, termasuk meninggalkan keluarga, demi Jodi. Ketika lelaki itu mengkhianatinya, Gebi menenggak begitu banyak obat penenang untuk menyalurkan rasa frustasi. Alhasil, Gebi selalu berimajinasi tentang Jodi. 

Namun dalam imajinasinya itu, sosok Jodi bernama Aldi. Pun, di dalam imajinasinya, Gebi kerap berupaya menyelamatkan Aldi. Barangkali hal itu merupakan representasi alam bawah sadar, Gebi selalu mengharapkan agar Jodi ada untuknya.

Cerita dalam buku ini amat tragis dan menyedihkan. Penulis juga piawai menggambarkan suasana mencekam, sehingga pembaca seakan-akan hanyut di dalam alurnya. Meski mengangkat sebuah romansa, namun alurnya tidak menye-menye dan justru mengundang rasa penasaran. Hal baik lain yang bisa diambil dalam buku ini adalah jangan terlalu berlebihan ketika mencintai seseorang.

Silakan tonton berbagai video menarik di sini:


Berita Terkait

Rektor Paramadina, Prof Didik: Intelektual Muda Episentrum Gerakan Kebenaran

2023-01-29 16:42:28

Papuan Lives Matter: Wacana 'Menegarakan' Papua

2022-11-05 15:30:19

Meresapi 13 Pertanyaan untuk Tiga Nama

2022-11-04 09:10:32

(Bukan) Sarjana Di Atas Kertas

2022-11-03 16:29:07

Skripshit, Sebuah Kisah Mahasiswa Paling Lama

2022-10-01 15:51:59

Bukan Cuma Berenang, Mau Apa di Pangandaran?

2022-09-23 15:43:27

Menggeledah Kematian Lewat Chatting

2022-09-20 21:51:47

"Disambo" Warganet, Kak Seto Legowo

2022-09-13 12:47:09

Sebuah Seruan Aksi Massa

2022-09-12 16:11:55

LPK Embun - Suncare Jepang Kerja Sama, Wali Kota Tasik Jadi Saksi

2022-09-02 16:50:33

Pancar Cinta di Tanah Sukapura; Cerita yang Belum Usai

2022-08-29 15:57:37