Pantai Watunene, Wisata Alam Gunungkidul yang Menakjubkan

Pancar.id, 21 June 2024 15:34:04
Penulis : Rizal Ilham
Pantai Watunene, Wisata Alam Gunungkidul yang Menakjubkan
Sumber Foto: magelang ekspres


Pancar.id - Pantai Watunene merupakan salah satu destinasi pantai tersembunyi yang dimiliki oleh Gunungkidul. 

Terletak di wilayah yang dihiasi dengan keindahan alam yang masih jarang dijamah, pantai ini menyajikan pesona alam yang memukau dengan hamparan batu karang dan pasir putihnya yang lembut.

Tiket masuk ke Pantai Watunene hanya sebesar Rp10.000,- per orang, yang juga berlaku sebagai tiket terusan ke Pantai Seruni. 

Dengan begitu, pengunjung bisa menikmati dua destinasi sekaligus dengan membayar hanya sekali. Namun, perlu diperhatikan bahwa terdapat biaya tambahan untuk retribusi parkir kendaraan.

Pantai Watunene dibuka untuk umum 24 jam setiap hari. Namun, disarankan untuk mengunjungi pantai ini sebelum pukul 9 pagi atau setelah pukul 3 sore untuk menghindari cuaca panas. Selain itu, penting untuk pulang sebelum malam karena minimnya penerangan di sekitar pantai.

Daya tarik Pantai Watunene terletak pada keindahan alamnya yang masih alami. Terletak di Padukuhan Ngasem, Kecamatan Tepus, pantai ini menawarkan pemandangan teluk kecil yang terapit oleh bukit karang tinggi, menciptakan suasana yang menawan.

Meski aksesnya memerlukan usaha ekstra karena harus melalui perjalanan trekking, Pantai Watunene tetap memikat para pengunjung dengan topografi pesisir Gunungkidul yang khas. 

Baca: https://pancar.id/4116/pantai-indrayanti-destinasi-wisata-unggulan-yogyakarta

Area berpasir yang tidak begitu luas, dikelilingi oleh bukit karang dan tanaman pandan laut, menciptakan pemandangan yang memikat.

Selain keindahan alamnya, Pantai Watunene juga menawarkan beberapa kegiatan wisata seperti snorkeling dan piknik. 

Hamparan karang yang menghiasi bibir pantai menciptakan habitat bagi berbagai jenis ikan laut kecil, menjadikan pantai ini destinasi yang menarik bagi para pecinta snorkeling.

Bagi pengunjung yang ingin berkemah, area camping tersedia di atas bukit karang yang mengelilingi pantai. 

Meski area berpasir tidak terlalu luas untuk mendirikan tenda, pemandangan laut yang indah membuat pengalaman berkemah di Pantai Watunene menjadi tak terlupakan.

Waktu terbaik untuk mengunjungi Pantai Watunene adalah di pagi hari atau menjelang sore hari, untuk menikmati pemandangan matahari terbit dan terbenam. 

Namun, karena fasilitas yang masih terbatas, pengunjung disarankan untuk membawa semua kebutuhan mereka sendiri saat berkunjung ke pantai ini.


Berita Terkait

Kue Jawada: Camilan Tradisional Alor yang Cocok untuk Teman Ngopi

2024-07-22 11:24:12

Curug Ciastana, Dua Aliran Air Terjun Memukau di Cianjur Selatan

2024-07-22 11:22:23

Nikmati Liburan Keluarga yang Seru di Pantai Sambolo Anyer

2024-07-20 11:18:33

Kue Jojorong, Cita Rasa Tradisional Banten dalam Setiap Gigitan

2024-07-20 11:15:33

Nikmati Kelezatan Sambal Buroq dengan Nasi Hangat

2024-07-20 10:49:57

Menikmati Keindahan Alam dan Budaya di Desa Wisata Suku Baduy

2024-07-20 10:47:22

Pecel Pitik Banyuwangi, Kuliner Tradisional yang Menggugah Selera

2024-07-19 11:24:37

Taman Blambangan, Oase Hijau dan Pusat Seni di Banyuwangi

2024-07-19 11:21:06

Serabi Solo, Menyajikan Kelezatan Kuliner Khas dari Jawa Tengah

2024-07-18 12:03:13

Menikmati Keindahan Curug Sodong di Geopark Ciletuh Sukabumi

2024-07-18 11:43:26

Perkedel Kentang, Lauk Favorit yang Siap Saji dalam Waktu Singkat

2024-07-17 15:43:26

Curug Awang Sukabumi, Air Terjun Niagara Jawa di Geopark Ciletuh

2024-07-17 15:29:57

Lontong Kikil, Kelezatan Masakan Tradisional dari Jawa Timur

2024-07-16 11:37:03