Kumpulan Puisi Toleransi yang Menginspirasi

Pancar.id, 13 February 2024 07:02:37
Penulis : Yuli Riza
Kumpulan Puisi Toleransi yang Menginspirasi
Sumber Foto: JawaPos.com


Pancar.id - Indonesia, sebagai negara yang kaya akan perbedaan suku, agama, ras, dan golongan, membutuhkan sikap toleransi yang tinggi. 

Toleransi bukan hanya sekedar menghargai perbedaan, tetapi juga saling menghormati, menyampaikan pendapat, pandangan, dan kepercayaan antarsesama manusia.

Toleransi memiliki peran penting dalam menciptakan perdamaian dalam keberagaman, mencegah konflik, dan menghindari perpecahan antarindividu maupun kelompok. Dengan adanya sikap toleransi, kehidupan yang tenteram dan damai dapat terwujud.

Selain melalui perbuatan, puisi juga dapat menjadi sarana untuk menularkan sikap toleransi, terutama antarumat beragama. 

Puisi-puisi bertema toleransi mengajak pembaca untuk melihat dunia dengan mata hati yang terbuka, merangkul keberagaman sebagai sumber kekuatan, dan kekayaan.

Baca: Kumpulan Puisi Indah tentang Sahabat Sejati

Berikut adalah lima contoh puisi bertema toleransi beragama di Indonesia:

1. Indahnya Perbedaan

Kita hidup di tanah sejarah

Tanahnya para sultan dan raja

Masa lalu milik pendahulu

Masa depan milik generasi baru

Wahai para pembawa berita

Telah berkabar pada cakrawala

Atas apa yang telah tercipta

Di bumi pertiwi yang tercinta

Berbeda golongan dan agama

Islam, Hindu, Kristen dan Budha

Bersatu dalam nusantara

Untuk negeri makmur nan sentosa

Berbeda suku dan budaya

Minang, Batak, Dayak, Toraja

Membahu asa ke seberang sana

Demi bangsa yang sejahtera.

2. Antara Putih dan Merah

Antara putih dan merah

Antara darah dan sejarah

Mereka bangun persatuan bangsa

Dengan gagah dan bijaksana

Ada Islam, Kristen dan Hindu

Ada Katolik, Buddha, dan Kong hu chu

Walau berbeda tetaplah satu

Itu harapan para pendahulu

Ini negeri berlian dan emas

Ciptakan damai hilangkan beringas

Semua sama tanpa minoritas

Demi kesan indah membekas

Hari ini hingga seterusnya

Tetaplah jaga toleransi beragama

Mari bersama bertenggang rasa

Demi keutuhan Indonesia.

3. Toleransi dan Kedamaian

Ini Islamku, adakah kau tahu perasaanku,

Saat mendengar lantunan lembut suara azan?

Hai Nasraniku, bagaimana perasaanmu,

Saat suara lonceng menyapa telingamu?

Hidup berdampingan

Namun, tak saling menyerang

Hidup bersebelahan

Kasih sayang tak pernah pudar

Aku dengan masjidku

Kau dengan gerejamu

Berjalanlah di atasnya dengan damai

Jangan menyinggung jangan pula bercerai

Cengkrama tak meninggikan

Obrolan tak membelah

Hidup aman dan tenteram

Di setiap siang dan malam.

4. Toleransi Semanis Negeri

Negeriku negeri keberagaman

Keindahan alamnya yang kaya

Bernuansa hamparan biru lautan

Negeriku negeri Indonesia

Berkarya membangun generasi

Indonesia baru, kaya akan prestasi

Sebagai yang tinggi akan toleransi

Bagiku toleransi semanis negeri

Berbagai macam agama di negeriku

Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, dan Konghucu

Walaupun berbeda-beda tetapi tetap satu jiwa

Karena kita Indonesia

Bersatu dalam keberagaman

Menjaga nilai-nilai luhur Pancasila

Keindahan negeri perdamaian

Semangat membara bangkitlah para pemuda bangsa

Dengan sederhana

Dengan kehangatan toleransimu

Bagaikan madu, gula, dan tebu

Manis, semanis negeriku

Kebebasan dalam memilih kepercayaan

Beribadah sesuai dengan keyakinan

Saling toleransi sesama umat

Agar selamat dunia dan akhirat

Tuhan

Berilah perlindungan kepada kami

Kami umat beragamamu

Berbeda tapi menyejukan hati

Bagi setiap pemeluk-pemelukmu.

5. Toleransi Umat Beragama

Ku pijakkan kakiku di negeriku

Ku kepal segenggam harapan

Ku pandang ke timur untuk mengenangmu

Berbeda

Bermacam-macam

Ras, agama, suku tak goyahkan kedamaianmu

Indah nan elok tuk dipandang

Tak mudah mengatur sebuah harapan tuk negeriku

Tak mudah membuat kesatuan di negeriku

Hanya semangat yang bisa mewujudkan

Tuk maju

Tuk bergerak

Tuk bangkit

Perbedaan agama kita tetap bersatu

Tak ada kata berpisah

Tak ada kata menyerah

Hanya satu yang membuat harapan terwujud

Hanya semboyan yang membuat kita kekal

Yaitu

Bhineka Tunggal Ika

Berbeda tetapi satu tujuan.

Dengan puisi, pesan toleransi dapat disampaikan dengan indah dan menggugah, memberikan inspirasi untuk terus memupuk sikap saling menghargai dan menjaga persatuan di tengah keberagaman Indonesia.


Berita Terkait

Ketua DPRD Kaltim Membahas Isu Strategis IKN dalam Konsultasi Publik RKPD 2025

2024-02-21 11:10:00

Musrenbang 2025: Tinjauan Terhadap Proyeksi Pertumbuhan Penduduk Kota Tasikmalaya

2024-02-21 11:07:30

Kota Banjar Merayakan Usia 21 Tahun dengan Ziarah Rombongan yang Penuh Makna

2024-02-21 11:05:16

Pj. Wali Kota Banjar Pimpin Upacara Peringatan Ulang Tahun ke-21

2024-02-21 11:02:54

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya Resmikan Calender Of Event COE 2024

2024-02-21 11:00:53

Pengembangan Koperasi Garut Dijadikan Rujukan oleh DWP Banyuasin

2024-02-21 10:56:10

Pj. Bupati Garut Dorong Inovasi dalam Rakercab Gerakan Pramuka Tahun 2024

2024-02-21 10:54:21

Bupati Garut Tekankan Peran Pusat Informasi Pariwisata dalam Pengembangan

2024-02-21 10:52:25

Kumpulan Pantun Lucu Ajakan Bukber yang Penuh Keakraban

2024-02-21 09:29:56

Jadwal Waktu Sholat Priangan Timur, Rabu 21 Februari 2024

2024-02-20 11:38:07

Pj. Wali Kota Tasikmalaya Terima Penghargaan Perekaman KTP EL DP4 Terbaik

2024-02-20 11:18:30

Strategi Kota Tasikmalaya dalam Musrenbang BPBD

2024-02-20 11:16:03

Penjabat Bupati Garut Ajak Inspektorat Jaga Integritas Program SKPD

2024-02-20 11:13:35