Mengawal Kedamaian: Tahapan Masa Tenang Pemilu 2024 di Kabupaten Garut

Pancar.id, 12 February 2024 09:03:40
Penulis : Yuli Riza
Mengawal Kedamaian: Tahapan Masa Tenang Pemilu 2024 di Kabupaten Garut
Sumber Foto: www.garutkab.go.id


Pancar.id - Tahapan Masa Tenang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 telah dimulai di Kabupaten Garut pada tanggal 11 hingga 13 Februari 2024. 

Dalam persiapan masa tenang dan penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) Pemilu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Garut bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Daerah Kabupaten Garut, TNI, dan Polri. Kegiatan penertiban APK dimulai pada Minggu dini hari (11/02/2024).

Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Kabupaten Garut, Lamlam Masropah, menjelaskan bahwa kegiatan diawali dengan Apel Persiapan Masa Tenang dan Penertiban APK Pemilu Tahun 2024. 

Tujuannya adalah untuk melakukan koordinasi antar stakeholder dan memastikan kesiapan pengawasan masa tenang serta penertiban APK.

Selama masa kampanye, terdapat 3 temuan dan 9 laporan pelanggaran, meliputi 5 pelanggaran etik, 3 pelanggaran perundangan, dan 1 laporan yang tidak dianggap pelanggaran. 

Dalam masa tenang ini, peserta Pemilu diminta untuk tidak melakukan aktivitas yang bersifat kampanye dan menertibkan APK paling lambat 1 hari sebelum pemungutan suara.

Baca: Bupati dan Polres Garut Bersatu Atasi Kemacetan di Jalur Kadungora

Lamlam menyampaikan imbauan kepada peserta Pemilu untuk menutup akun media sosial yang terdaftar pada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Garut. 

Bawaslu Kabupaten Garut menegaskan akan menangani pelanggaran sesuai dengan ketentuan perundang-undangan jika imbauan ini dilanggar.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Garut, Usep Basuki Eko, menjelaskan bahwa berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 15 Tahun 2023, APK Pemilu harus dibersihkan oleh peserta Pemilu paling lambat 1 hari sebelum pemungutan suara. Satpol PP akan melakukan penertiban APK jika aturan ini tidak dipatuhi.

Penertiban APK secara simbolis dilakukan di persimpangan Jalan Ibrahim Adjie dan Jalan Rancabango, yang kemudian dilaksanakan secara serentak di seluruh Kabupaten Garut. Sebanyak 45 personel dari Satpol PP Kabupaten Garut terlibat dalam operasi penertiban ini.

Meskipun dianggap ringan karena sebelumnya telah dilakukan operasi penertiban APK yang melanggar aturan secara intensif, Satpol PP bersama Bawaslu Kabupaten Garut tetap akan melakukan monitoring terhadap pelaksanaan PKPU Nomor 15 Tahun 2023 tentang Kampanye Pemilu.

Usep Basuki Eko menegaskan bahwa masa tenang dapat dianggap sebagai operasi simpatik bagi kontestan, menunjukkan tanggung jawab dan kepatuhan terhadap aturan. 

Penertiban dianggap sebagai langkah terakhir jika peserta Pemilu tidak mematuhi kewajibannya sendiri untuk menertibkan APK.


Berita Terkait

Ketua DPRD Kaltim Membahas Isu Strategis IKN dalam Konsultasi Publik RKPD 2025

2024-02-21 11:10:00

Musrenbang 2025: Tinjauan Terhadap Proyeksi Pertumbuhan Penduduk Kota Tasikmalaya

2024-02-21 11:07:30

Kota Banjar Merayakan Usia 21 Tahun dengan Ziarah Rombongan yang Penuh Makna

2024-02-21 11:05:16

Pj. Wali Kota Banjar Pimpin Upacara Peringatan Ulang Tahun ke-21

2024-02-21 11:02:54

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya Resmikan Calender Of Event COE 2024

2024-02-21 11:00:53

Pengembangan Koperasi Garut Dijadikan Rujukan oleh DWP Banyuasin

2024-02-21 10:56:10

Pj. Bupati Garut Dorong Inovasi dalam Rakercab Gerakan Pramuka Tahun 2024

2024-02-21 10:54:21

Bupati Garut Tekankan Peran Pusat Informasi Pariwisata dalam Pengembangan

2024-02-21 10:52:25

Kumpulan Pantun Lucu Ajakan Bukber yang Penuh Keakraban

2024-02-21 09:29:56

Jadwal Waktu Sholat Priangan Timur, Rabu 21 Februari 2024

2024-02-20 11:38:07

Pj. Wali Kota Tasikmalaya Terima Penghargaan Perekaman KTP EL DP4 Terbaik

2024-02-20 11:18:30

Strategi Kota Tasikmalaya dalam Musrenbang BPBD

2024-02-20 11:16:03

Penjabat Bupati Garut Ajak Inspektorat Jaga Integritas Program SKPD

2024-02-20 11:13:35