Adi Utarini: Ilmuwan Indonesia di Puncak Kesuksesan Melawan Demam Berdarah

Pancar.id, 24 January 2024 19:31:21
Penulis : Rizal Ilham
Adi Utarini: Ilmuwan Indonesia di Puncak Kesuksesan Melawan Demam Berdarah
Sumber Foto: Berita 99.co


Pancar.id - Adi Utarini, lahir pada 4 Juni 1965, adalah seorang pengajar dan peneliti Indonesia yang telah menorehkan prestasi gemilang di dunia akademis. 

Menjabat sebagai peneliti di Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada (UGM), Adi Utarini telah memberikan kontribusi yang signifikan dalam upaya menjaga kesehatan masyarakat dan melawan penyakit, terutama demam berdarah dengue (DBD).

Pada Desember 2020, Adi Utarini meraih penghargaan sebagai salah satu dari 10 peneliti paling berpengaruh di dunia oleh jurnal ilmiah Nature. 

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap penelitiannya mengenai pengurangan kasus DBD melalui intervensi nyamuk ber-Wolbachia di Yogyakarta.

Pada tahun 2021, namanya kembali bersinar dengan masuk dalam Time 100, daftar 100 Orang Paling Berpengaruh versi majalah Time.

Adi Utarini memulai pendidikannya di bidang kedokteran di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, dan melanjutkan studi S2 di UCL Great Ormond Street Institute of Child Health, Inggris, serta Universitas Umeå, Swedia. 

Gelar doktoralnya diraih di Umeå pada tahun 2002, dengan fokus penelitian tentang program pengendalian malaria di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.

Baca: Kisah Melati Wijsen: Menginspirasi Jutaan Orang untuk Tolak Sampah Plastik

Sebagai seorang pengajar dan peneliti di UGM, Adi Utarini memiliki spesialisasi dalam pengendalian penyakit dan kualitas pelayanan kesehatan. Ia juga menjadi kepala Eliminate Dengue Project di Yogyakarta, sebuah proyek yang bertujuan memberantas DBD di kota tersebut, yang memiliki tingkat penularan dengue yang tinggi.

Adi Utarini menjadi salah satu pemimpin uji terkontrol acak untuk teknik penggunaan nyamuk ber-Wolbachia, yang telah dilakukan sejak 2016 di Yogyakarta. 

Pada Agustus 2020, hasil penelitian ini diumumkan berhasil mengurangi kasus DBD sebesar 77%, menunjukkan efektivitas Wolbachia dalam mencegah penyebaran virus dari nyamuk kepada manusia. Metode ini, yang dikembangkan sejak 1990-an, diakui oleh jurnal ilmiah Nature sebagai "bukti terkuat" untuk membuktikan keampuhan Wolbachia.

Adi Utarini tidak hanya menjadi ilmuwan yang ulung tetapi juga memiliki peran penting dalam mendapatkan izin dari berbagai kementerian untuk percobaan ini. Keterlibatan dan dukungan masyarakat juga menjadi kunci kesuksesan penelitian ini.

Pada 2020, Adi Utarini terpilih sebagai salah satu dari Nature's 10, daftar sepuluh ilmuwan paling berpengaruh di dunia, berkat dedikasinya dalam merintis uji nyamuk ber-Wolbachia di Indonesia. Penghargaan ini membuatnya merasa terkejut dan bangga atas pengakuan internasional terhadap karyanya.

Dalam kehidupan pribadinya, Adi Utarini, yang juga dikenal sebagai "Prof Uut," adalah sosok yang pendiam namun persuasif. 

Hobi bersepeda dan bermain piano mencerminkan sisi lain dari kehidupannya di luar dunia penelitian. Namun, tragedi menyelimuti kehidupannya saat suaminya, Iwan Dwiprahasto, meninggal akibat Pandemi COVID-19 pada Maret 2020. 

Meskipun mengalami kehilangan besar, Adi Utarini terus menjalankan perannya sebagai ilmuwan dan pemimpin dengan dedikasi dan semangat yang tinggi.


Berita Terkait

Menelusuri Kisah Sukses Martin Reyhan Suryohusodo: Pendiri Otoklix di Forbes 30 Under 30

2024-02-19 11:37:47

Ronny Lukito: Perjalanan Gemilang dari Berjualan Susu hingga Memimpin Eiger

2024-02-16 17:31:21

Kisah Sukses Ronald dalam Membantu Petani Kopi Colol

2024-02-15 18:32:53

Kisah Inspiratif: Yaumi Fauziah Sugiharta, CEO Muda di Dunia Perawatan Kulit

2024-02-09 11:47:44

Kisah Sukses Steven Wongsoredjo: Membangun Aplikasi Super dari Nol

2024-02-07 11:37:01

Kisah Inspiratif Eko Pujianto: CEO Muda di Balik Sukses Kebab Turki Baba Rafi

2024-02-06 11:31:39

Anugrah Pakerti: Inspirasi Kesuksesan di Dunia Skincare Indonesia

2024-02-05 13:01:03

Yasa Paramita Singgih: Perjalanan Inspiratif dari Kegagalan ke Kesuksesan

2024-02-01 11:41:23

Shinta Nurfauzia: Membangun Mie Lemonilo dari Nol Hingga Puncak Kesuksesan

2024-01-31 12:38:56

Kisah Sukses Anderson Sumarli di Dunia Investasi

2024-01-30 12:24:03

Kevin Aluwi: Membangun Kesuksesan di Panggung Bisnis Teknologi Indonesia

2024-01-29 11:58:51

Kisah Melati Wijsen: Menginspirasi Jutaan Orang untuk Tolak Sampah Plastik

2024-01-19 12:04:24