Kisah Melati Wijsen: Menginspirasi Jutaan Orang untuk Tolak Sampah Plastik

Pancar.id, 19 January 2024 20:04:18
Penulis : Diastriana
Kisah Melati Wijsen: Menginspirasi Jutaan Orang untuk Tolak Sampah Plastik
Sumber Foto: Instagram/@melatiwijen


Pancar.id - Melati Wijsen, pendiri Bye Bye Plastic Bags (BBPB), merupakan sosok yang menghadapi tantangan besar dalam menjalankan perjuangan konsistennya melawan penggunaan kantong plastik. 

Pada usia 12 tahun, Melati bersama adiknya, Isabel Wijsen, memulai gerakan tolak sampah plastik yang mengubah cara pandang banyak orang.

Dalam perjalanan konsistensinya, Melati menghadapi kesulitan menjaga fokus jangka panjang dan tetap berkomitmen pada perubahan yang diinginkannya. 

Menurutnya, konsistensi adalah tantangan sejati, namun hal tersebut menjadi kunci keberhasilan gerakan jangka panjang.

Baca: Mengenal Angkie Yudistia, Perempuan Pemberani di Balik Thisable Enterprise

Inspirasi Melati muncul dari pelajaran di sekolah tentang tokoh-tokoh besar seperti Nelson Mandela, Lady Diana, dan Mahatma Gandhi. 

Gerakan BBPB bukan sekadar menolak kantong plastik, tetapi juga bermimpi tentang dunia bebas plastik dan generasi muda yang diberdayakan untuk beraksi dalam melestarikan lingkungan.

Melalui BBPB, Melati bertujuan memberdayakan orang lain melalui pendidikan, kampanye, dan pertemuan. Gerakan ini membuktikan bahwa perubahan dimulai dari hal-hal kecil di sekitar kita, dan Melati mendorong generasi muda untuk memulai tindakan sejak dini.

Beberapa proyek yang telah dilakukan oleh BBPB, seperti Mountain Mamas yang memberdayakan perempuan lokal di Bali, kampanye One Island One Voice yang melibatkan organisasi dan bisnis untuk meningkatkan praktik berkelanjutan, serta buku pendidikan lingkungan yang dibuat untuk mengedukasi dan melibatkan siswa muda.

Dengan semangat dan komitmen Melati Wijsen, BBPB telah tumbuh menjadi gerakan inspiratif internasional yang tidak hanya menolak kantong plastik, tetapi juga memberdayakan dan mengedukasi masyarakat tentang keberlanjutan lingkungan.


Berita Terkait

Menelusuri Kisah Sukses Martin Reyhan Suryohusodo: Pendiri Otoklix di Forbes 30 Under 30

2024-02-19 11:37:47

Ronny Lukito: Perjalanan Gemilang dari Berjualan Susu hingga Memimpin Eiger

2024-02-16 17:31:21

Kisah Sukses Ronald dalam Membantu Petani Kopi Colol

2024-02-15 18:32:53

Kisah Inspiratif: Yaumi Fauziah Sugiharta, CEO Muda di Dunia Perawatan Kulit

2024-02-09 11:47:44

Kisah Sukses Steven Wongsoredjo: Membangun Aplikasi Super dari Nol

2024-02-07 11:37:01

Kisah Inspiratif Eko Pujianto: CEO Muda di Balik Sukses Kebab Turki Baba Rafi

2024-02-06 11:31:39

Anugrah Pakerti: Inspirasi Kesuksesan di Dunia Skincare Indonesia

2024-02-05 13:01:03

Yasa Paramita Singgih: Perjalanan Inspiratif dari Kegagalan ke Kesuksesan

2024-02-01 11:41:23

Shinta Nurfauzia: Membangun Mie Lemonilo dari Nol Hingga Puncak Kesuksesan

2024-01-31 12:38:56

Kisah Sukses Anderson Sumarli di Dunia Investasi

2024-01-30 12:24:03

Kevin Aluwi: Membangun Kesuksesan di Panggung Bisnis Teknologi Indonesia

2024-01-29 11:58:51

Adi Utarini: Ilmuwan Indonesia di Puncak Kesuksesan Melawan Demam Berdarah

2024-01-24 12:01:34