Taman Nasional Way Kambas: Destinasi Konservasi Satwa Tertua di Indonesia

Pancar.id, 21 November 2023 15:11:35
Penulis : Diastriana
Taman Nasional Way Kambas: Destinasi Konservasi Satwa Tertua di Indonesia
Sumber Foto: Radar Cianjur


Pancar.id - Taman Nasional Way Kambas merupakan salah satu ciri khas Provinsi Lampung, dan rumah bagi gajah Sumatera yang dilindungi. 

Terletak di Kecamatan Labuhan Ratu, Lampung, taman nasional ini bersanding dengan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan sebagai dua kawasan konservasi terbesar di provinsi Lampung.

Dengan jarak sekitar 90 kilometer atau 2 jam perjalanan dari Kota Bandar Lampung, Taman Nasional Way Kambas memiliki sejumlah fakta menarik. Luas taman ini mencapai 125.631 hektare, yang terletak di sebelah tenggara Lampung, membentang sebagai hutan dataran rendah di sekitar Sungai Way Kambas.

Dikenal sebagai taman nasional tertua di Indonesia, yakni ditetapkan sebagai taman nasional pada 26 Agustus 1999, setelah sebelumnya menjadi kawasan pelestarian alam sejak 1936 pada masa pendudukan Belanda. Penetapan ini bertujuan melindungi beragam satwa liar yang menghuni kawasan ini.

Pusat Latihan Gajah (PLG) di dalam Taman Nasional Way Kambas menjadi sorotan utama, memfokuskan upayanya untuk melatih gajah Sumatera. Pusat ini bertujuan mengurangi konflik antara manusia dan gajah serta menjadi pusat konservasi gajah Sumatera. 

Baca: Taman Nasional Lorentz: Warisan Dunia UNESCO Terbesar di Asia Tenggara

Gajah-gajah terlatih di sini memiliki kemampuan beragam, termasuk untuk membantu pekerjaan manusia, patroli pengamanan, dan penanganan konflik satwa.

Namun sejak munculnya pandemi Covid-19, Taman Nasional Way Kambas telah ditutup untuk aktivitas wisata selama tiga tahun. Meskipun sebelumnya menjadi destinasi populer, khususnya Pusat Latihan Gajah, tetapi saat ini taman nasional tersebut masih belum dapat dikunjungi wisatawan.

Ketika dibuka kembali, Taman Nasional Way Kambas akan mengusung konsep baru, yaitu beralih dari pariwisata massal menjadi fokus pada kesejahteraan satwa. Kegiatan menunggang gajah akan dihapuskan, dan akan diterapkan pembatasan kuota kunjungan.

Selain menjadi tempat bagi gajah Sumatera, Taman Nasional Way Kambas juga menjadi rumah bagi berbagai hewan dilindungi lainnya seperti tapir, enam jenis primata, rusa sambar, kijang, harimau Sumatera, monyet ekor panjang, badak Sumatera, buaya, dan beruang madu. 

Keindahan panorama alamnya serta keberagaman ekosistemnya, termasuk hutan hujan, hutan rawa, mangrove, dan pantai, menjadikan taman nasional ini sebagai destinasi konservasi yang menakjubkan di Provinsi Lampung.


Berita Terkait

Kue Jawada: Camilan Tradisional Alor yang Cocok untuk Teman Ngopi

2024-07-22 11:24:12

Curug Ciastana, Dua Aliran Air Terjun Memukau di Cianjur Selatan

2024-07-22 11:22:23

Nikmati Liburan Keluarga yang Seru di Pantai Sambolo Anyer

2024-07-20 11:18:33

Kue Jojorong, Cita Rasa Tradisional Banten dalam Setiap Gigitan

2024-07-20 11:15:33

Nikmati Kelezatan Sambal Buroq dengan Nasi Hangat

2024-07-20 10:49:57

Menikmati Keindahan Alam dan Budaya di Desa Wisata Suku Baduy

2024-07-20 10:47:22

Pecel Pitik Banyuwangi, Kuliner Tradisional yang Menggugah Selera

2024-07-19 11:24:37

Taman Blambangan, Oase Hijau dan Pusat Seni di Banyuwangi

2024-07-19 11:21:06

Serabi Solo, Menyajikan Kelezatan Kuliner Khas dari Jawa Tengah

2024-07-18 12:03:13

Menikmati Keindahan Curug Sodong di Geopark Ciletuh Sukabumi

2024-07-18 11:43:26

Perkedel Kentang, Lauk Favorit yang Siap Saji dalam Waktu Singkat

2024-07-17 15:43:26

Curug Awang Sukabumi, Air Terjun Niagara Jawa di Geopark Ciletuh

2024-07-17 15:29:57

Lontong Kikil, Kelezatan Masakan Tradisional dari Jawa Timur

2024-07-16 11:37:03