Pedagang Pasar Tanah Abang Alami Penurunan Omzet, Ancaman Permanen Terungkap

Pancar.id, 19 September 2023 14:33:34
Penulis : Nurazizah
Pedagang Pasar Tanah Abang Alami Penurunan Omzet, Ancaman Permanen Terungkap
Sumber Foto: Medcom


Pancar.id - Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, telah mengungkapkan keprihatinannya terkait kondisi ekonomi para pedagang di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. 

Menurutnya, terjadi penurunan drastis dalam omzet pedagang hingga mencapai 50%. Bahkan, ia mengkhawatirkan bahwa penurunan ini mungkin akan menjadi permanen.

Dalam kunjungannya ke Blok A Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Selasa (19/9/2023), Teten menjelaskan bahwa pedagang di Pasar Tanah Abang telah berupaya untuk beralih ke bisnis online.

Sayangnya, upaya tersebut belum mampu bersaing dengan harga barang impor yang dijual secara online, yang cenderung lebih murah.

Teten menyampaikan, "Mereka juga sudah mencoba menjual secara online. Namun, saya simpulkan bahwa produk-produk yang mereka jual tidak mampu bersaing karena ada produk impor yang dijual dengan harga yang sangat rendah."

Baca: Makin Moncer, Kini Ekspor Alat Makan Keramik Indonesia Merambah Pasar Amerika Latin

Ia menekankan bahwa pihaknya telah mencatat kondisi tersebut dan menyatakan bahwa regulasi terkait barang-barang impor yang masuk ke Indonesia perlu diperbarui. 

Pertanyaan muncul mengenai apakah produk konsumen impor tersebut memasuki Indonesia secara ilegal atau apakah tarif bea masuk yang diterapkan terlalu rendah atau tidak memiliki batasan yang memadai terkait produk-produk yang diizinkan atau dilarang.

Selain itu, Teten mengingatkan bahwa Presiden Joko Widodo telah berulang kali menyoroti pentingnya untuk tidak mengimpor barang-barang yang dapat diproduksi di dalam negeri. 

Pemerintah berencana untuk meningkatkan pengawasan terhadap legalitas barang yang dijual di platform digital, memeriksa izin, Standar Nasional Indonesia (SNI), dan faktor-faktor lainnya. Hal ini bertujuan untuk mencegah masuknya barang-barang ilegal ke dalam pasar online yang dapat merugikan produsen dalam negeri.


Berita Terkait

Kemendikbudristek Dorong Green Skills untuk Masa Depan Berkelanjutan

2024-07-22 14:56:31

Menhub Ajak Masyarakat Utamakan Keselamatan Berkendara dalam PNKJ 2024

2024-07-22 11:28:51

KKP Tegaskan Dukungan Pembangunan IKN dengan Penataan Ruang Laut

2024-07-22 11:19:12

OJK Imbau Masyarakat Waspada dalam Penggunaan Data Pribadi

2024-07-22 11:17:18

Kumpulan Kata-Kata Bijak yang Membangkitkan Potensi Diri

2024-07-22 09:42:34

Jadwal Waktu Sholat Priangan Timur, Senin 22 Juli 2024

2024-07-20 11:25:18

10 Pantun Lucu untuk Menghibur Hati dan Menyebarkan Keceriaan

2024-07-20 11:11:41

Jadwal Waktu Sholat Priangan Timur, Minggu 21 Juli 2024

2024-07-20 11:09:11

Wamentan Ajak Dukungan Penuh untuk Swasembada Pangan di Kementan

2024-07-20 11:07:38

Kemendag Bentuk Satgas untuk Atasi Masalah Impor Ilegal

2024-07-20 10:45:34

Menag RI Resmikan 28 Gedung Madrasah dan 3 PLHUT di Jawa Barat

2024-07-20 10:42:52

Korlantas Polri Perkenalkan Tampilan Baru SIM untuk Standar Internasional

2024-07-20 10:41:10

10 Kata-Kata Bijak dari Ibu yang Menguatkan Anak Laki-Laki

2024-07-20 09:31:21