OPSHID Tasikmalaya: Membangun Rumah dan Kemerdekaan dari Keikhlasan Hati

Pancar.id, 18 September 2023 12:41:18
Penulis : Nurazizah
OPSHID Tasikmalaya: Membangun Rumah dan Kemerdekaan dari Keikhlasan Hati
foto: ketua pelaksana rumah layak huni OPSHID Tasikmalaya


Pancar.id - Pada 17 September 2023, batu pertama ditempatkan dengan penuh semangat, menandai awal dari perjalanan luar biasa menuju pembangunan Rumah Syukur Layak Huni Shiddiqiyyah (RSLHS). Peletakan Batu tersebut terjadi di Kampung Margalaksana, Kota Tasikmalaya. 

Inisiatif luar biasa dari Organisasi Pemuda Shiddiqiyyah (OPSHID) Tasikmalaya ini bukan sekadar struktur fisik, ini adalah cerminan mendalam dari nilai-nilai yang menginspirasi.

Momentum ini tidak hanya menjadi sebuah peristiwa pembangunan, tetapi juga simbol pengertian mendalam. Wali Talqin Shiddiqiyyah Djamal Abdul Nasher, menyampaikan sebuah pesan, ia meyakinkan pemuda-pemuda Shiddiqiyyah untuk menyelesaikan pembangunan rumah ini dalam waktu yang singkat hanya 40 hari.

Namun, di balik kata-katanya yang memukau, terpancar pendidikan yang ditanamkan oleh sang guru agung, Kiai Muhammad Muchtar Mu'thi. Pendidikan ini tidak sekadar mengajarkan cara membaca Al-Quran, tetapi lebih dari itu, bagaimana menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Baca: OPSHID Tasikmalaya Berkomitmen Memilih Lokasi Pembangunan Dengan Kondisi Tak Layak Huni

Dari momen yang tak terlupakan ini, terlahir narasi tentang organisasi yang independen, yang membangun dengan sumber daya internal, yakni sumbangan sukarela dari murid-murid Shiddiqiyyah sendiri. Komitmen ini tidak hanya berhenti di Tasikmalaya, melainkan menyebar ke seluruh penjuru Indonesia.

Sebelum acara berakhir, Ketua Pelaksana Rumah Syukur Layak Huni Shiddiqiyyah, Almalikus Zahir, menegaskan bahwa inisiatif ini bukan hanya tentang pembangunan fisik, melainkan tentang memberikan kemerdekaan kepada setiap individu di Indonesia. Harapannya adalah bahwa setiap warga negara dapat merasakan haknya untuk memiliki rumah yang layak, sebuah lambang nyata dari kemerdekaan sejati.

Seiring berjalannya waktu, OPSHID Tasikmalaya ini akan menjadi saksi bisu tentang bagaimana sebuah gerakan dapat membangun dari hati, untuk hati. Kisah ini akan mengingatkan kita bahwa kemerdekaan sejati tidak hanya berarti sebuah proklamasi di atas kertas, tetapi juga tindakan nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

Semua itu dimulai dari tindakan sederhana yang memiliki makna mendalam, menginspirasi generasi-generasi mendatang untuk bergerak maju dan mewujudkan perubahan yang positif dalam masyarakat.


Berita Terkait

Pupuk Indonesia Masuk Daftar 500 Perusahaan Terbaik ASEAN

2024-06-22 18:17:55

HUT ke-497, Jakarta Siap Jadi Kota Global!

2024-06-22 18:14:41

Bupati Bandung Ajak Ulama Bangun Ekonomi Bersama

2024-06-22 18:12:24

10 Kata-Kata Bijak Tentang Berkebun yang Menginspirasi

2024-06-21 16:12:20

Jadwal Waktu Sholat Priangan Timur, Sabtu 22 Juni 2024

2024-06-21 13:21:04

Strategi Pengembangan SDM Menghadapi Revolusi AI di Pasar Tenaga Kerja

2024-06-21 11:29:44

Menaker Resmikan P4MI untuk Tingkatkan Pelatihan Pekerja Migran

2024-06-21 11:26:25

Apresiasi Khofifah untuk Petani di Hari Krida Pertanian 2024

2024-06-21 11:24:23

Tasikmalaya Dorong Percepatan ODF Melalui BBGRM 2024

2024-06-21 11:21:31

10 Kata-kata Bijak tentang Persahabatan yang Menyentuh Hati

2024-06-21 09:55:02

Jadwal Waktu Sholat Priangan Timur, Jumat 21 Juni 2024

2024-06-20 15:35:20

Jokowi Meluncurkan Program Distribusi Pompa Air untuk Atasi Kekeringan

2024-06-20 11:33:41

KPU Kota Tasikmalaya Gelar Rapat Kerja Persiapan Pilkada 2024

2024-06-20 11:25:50